STORY KSB
Kampanye simpatik KITA SEMUA BERSAUDARA,diawali tahun 1999 silam
ketika Manado dilanda isyu kerusuhan bersandi ATM (Ambon,Ternate,Manado) dimana di daerah Maluku, Ambon, Ternate, Tidore sedang bergejolak dilanda kerusuhan bernuansa SARA
Gerakan ini pertama kali di inisiasi oleh Sam Sianata (Liem Sian An) dengan menggelorakan Semangat Persatuan dan kesatuan Bangsa (Unity) ,menanamkan semangat persaudaraan dengan tema awal Torang Samua Basudara, yang merupakan sebuah slogan yang pertama kali dikumandangkan oleh Bapak Mayjend (purn) AA.Mangindaan
Lalu diciptakan oleh Sam Sianata sebuah logo agar lebih mudah dipahami, diresapi,dan dikampanyekan dari Manado yang kala itu dilanda isu Manado jadi sasaran terakhir kerusuhan untuk membelah Indonesi dengan isu perang agama
Inisiatif Sam Sianata untuk menjaga lkedamaian kota Manado dengan serukan slogan TORANG SAMUA BASUDARA bersama para sahabat yang peduli dan cinta damai,akhirnya Manado aman,bebas dari pertikaian dan bahkan kini menjadi way of life masyarakat Sulawesi Utara,kemudian kampanye diperluas juga dibeberapa daerah di Indonesia saat daerah tersebut dilanda isu perpecahan dan pada akhirnya di bulan April tahun 2024 kembali kampanyekan di Manado sebagai penutup pengabdian Sam Sianata pada NKRI tercinta.

Pasca Putusan MK, Aktivis Pemersatu Bangsa Sam Sianata Ingatkan Perlunya Menanamkan Semangat Persaudaraan
DENPASAR – Menyikapi situasi pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang memicu kegaduhan politik, Sam Sianata, seorang pengusaha, aktivis,

Pencetus Logo Torang Samua Basudara, Sam Sianata Ingatkan Jangan Sampai Podojoyonyo, Mogobotongo
DENPASAR – Mencermati eskalasi pergerakan massa pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 tentang pencalonan kepala daerah yang menimbulkan kegaduhan